Salah satu menu pempek bos (kitogalo.com/Heti Rahmawati)

Kitogalo.com, Palembang – Pecinta pempek dan penikmat jajanan kekinian sekarang telah memiliki tempat jajanan baru. Makanan khas Palembang yang disajikan dengan konsep modern dan “zaman now” bisa dinikmati di “Pempek Bos” yang berada di Jl. Sumpah Pemuda 8A, Palembang.

Menurut salah satu founder, Bintoro, Pempek Bos menyajikan pempek yang unik karena berbeda dari pempek pada umumnya. ”Pempeknya dibungkus kulit lumpia dan ada juga yang krispi. Makannya nggak cuma pakai cuko, tapi bisa pakai cocolan lainnya seperti saus cabai, mayones, dan banyak lagi. Jadi makanan tradisional dikemas secara modern yang pasti enak dan unik, beda dari yang lain,” ujarnya kepada kitogalo.com usai soft launching pada Sabtu, 18 Agustus 2018.

Bintoro mengatakan ide awal dibukanya kedai ini karena pengalamannya dan beberapa teman lainnya pernah merantau keluar Palembang di mana banyak cita rasa pempek yang berbeda dari aslinya. “Dulu kita kan kuliah di luar Palembang, pempeknya lain-lain rasa, tapi menurut mereka cocok di lidahnya. Jadi, kita buat salah satu inovasi pempek,” katanya.

Untuk nama gerai, kata dia, nama “Pempek Bos” diambil dari panggilan akrabnya bersama teman-teman di Palembang. Sehingga bagi mereka pembeli adalah teman akrab sekaligus bos.

Pempek yang disajikan di sini sangat beragam mulai dari pempek krispi, pempek lumpia (pempek yang dibalut kulit lumpia) dan pempek lumpia isi sosis dan mozarella. Sedangkan untuk topping dan cocolan juga punya variasi sendiri, seperti topping jagung bakar, balado, keju mozarella dan sebagainya. Harga yang dibanderol juga cukup bersahabat mulai dari Rp 13 ribu untuk ukuran mangkuk kecil dan Rp 17 ribu untuk ukuran sedang.

Seorang food tester, Dina yang datang saat soft opening memberikan kesan jika pempek tersebut memiliki rasa yang sangat enak dan unik. “Ikannya terasa sekali, banyak topping dan cocolan, ini pertama kalinya pempek dibungkus pakai lumpia. Enak pokoknya,” ujar wanita yang doyan cocolan cuko ini.

Ada pula komentar dari  pelanggan yang berasal dari luar negeri. Salah seorang bule asal Spanyol bernama Jemma yang juga sempat hadir dan mencicipi salah satu menu Pempek Bos mengatakan jika lidahnya lebih cocok daripada pempek pada umumnya. “I like it. It’s better than the normal one,” ujarnya sembari mencocol pempek dengan mayonaise.

Nah, untuk kamu para pecinta pempek yang nggak kuat pakai “cuko”, Pempek Bos bisa jadi rekomendasi untuk menikmati pempek tradisonal tapi modern! Laper? Pempek Dulu, Bos!

Heti Rahmawati