Pesparani Ambon Nasional 2018. (Sumber Foto: pesparani.or.id)

Kitogalo.com, Palembang – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) 2018 kali ini digelar di Ambon. Sebanyak 100 orang kontingen asal Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti kompetisi ini dan berjuang menjadi juara untuk mengharumkan nama daerahnya.

Terdiri dari 84 peserta lomba dan 16 official, Pesparani pada tahun ini kembali digelar di Kota Ambon, Provinsi Maluku dimulai dari tanggal 26 Oktober 2018 hingga 2 November 2018.

Ketua Kontingen, Hendro Setiawan mengatakan walaupun Pesparani Nasional baru digelar untuk pertama kalinya, para peserta akan berusaha dengan maksimal saat tampil pada lomba nanti.

“Lomba yang diikuti oleh para kontingen Sumsel diantaranya yaitu paduan suara anak, paduan suara dewasa campuran, lomba bertutur kitab suci dan cerdas cermat rohani anak serta cerdas cermat rohani remaja,” katanya, saat ditulis hari Rabu (31/10/2018).

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Mawardi Yahya menuturkan bahwa kegiatan Pesparani merupakan program yang diharapkan dapat menjadi pengembangan Paduan Suara di kalangan generasi muda.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kebersamaan, persatuan, pemahaman penghayatan dan wadah pembinaan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.

“Selamat berjuang, semoga berhasil. Mari kita pelihara perdamaian, perbedaan untuk membangun Sumsel,” ujarnya.

Mawardi Yahya juga menambahkan bahwa Pemprov akan memberikan apresiasi untuk Kontingen Pesparani Provinsi Sumsel berupa uang saku sebesar 20 juta Rupiah untuk menambah semangat para peserta.

Pesparani merupakan suatu aktivitas seni budaya dan kegiatan kerohanian umat Katolik dalam bentuk pagelaran, lomba musik, dan nyanyian liturgi, dengan tujuan mengembangkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalam terhadap ibadah dan liturgi gerejani serta mendorong pengembangan seni budaya bernafaskan iman Katolik sebagai salah satu wujud kekayaan multikulturalisme bangsa Indonesia.

Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) yang merupakan lembaga di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia

Pada tahun pertamanya yakni 2018, Pesparani akan diikuti 8 ribu peserta dari 34 provinsi di Indonesia dan menghadirkan 37 uskup pemimpin umat Katolik dari seluruh Indonesia. Presiden Jokowi pun juga telah dijadwalkan untuk menghadiri pembukaan event tersebut.

Agatha Olivia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here