Festival Sriwiajaya 2017 (sportourism.id)

Kitogalo.com, Palembang – Bebagai pesta rakyat akan digelar di Palembang untuk menyambut Asian Games 2018. Salah satunya Festival Sriwijaya yang akan digelar pada 22 hingga 27 Agustus 2018 di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan karena nantinya Palembang akan diserbu oleh sekitar 50 ribu wisatawan mancanegara maka Festival Sriwijaya memang sangat tepat diadakan guna mempromosikan Palembang saat Asian Games.

“Momentum tersebut harus dimanfaatkan. Palembang yang jadi role model sport tourism, harus bisa menyambut para wisatawan yang hadir dengan hospitality,” ujarnya.

Arief menambahkan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga memanfaatan event Asian Games untuk mendatangkan banyak wisatawan ke berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia. Dengan begitu, ia mempredikasi akan mencapai angka 40% wisman yang dapat menikmati wisata kuliner dan berbelanja di Indonesia.

“Momen Asian Games 2018 baik untuk melakukan promosi, baik oleh para pengusaha maupun destinasi wisata di Palembang. Momentum ini juga dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Menurut data Kemenpar, jumlah wisman untuk kuliner dan belanja sebesar 30 hingga 40 persen,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Parawisata, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan kebudayaan, pariwisata dan pesta rakyat terdahulu merupakan tema yang akan diangkat dalam Festival Sriwijaya ke-27 ini.

“Selama Asian Games nanti kita ada dua festival yang digelar di Jakabaring dan BKB. Festival ini akan bercerita tentang kebudayaan, serta bagaimana perjalanan budaya yang akhirnya menjadi destinasi wisata,” kata dia.

Dalam festival ini tarian, drama musikal, lagu daerah dan pameran kuliner akan digelar. Sedangkan peserta yang akan hadir yakni perwakilan dari 17 kabupaten/kota se Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, mengatakan bahwa bioskop mobile yang menayangkan film-film pendidikan, budaya, dan pariwisata akan menjadi awal dari Festival Sriwijaya 2018. Kemudian diikuti oleh sebuah acara pembukaan yang diikuti oleh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Selanjutnya, akan ada lomba melukis, pameran, pentas seni.

Dilain tempat, yakni di panggung utama akan menampilkan pertunjukan musik etnik, parade musik jalanan, parade dul muluk, serta pertunjukan budaya dari kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Sedangkan acara utama akan mencakup lokakarya dan diskusi tentang budaya Sumatera Selatan pada sesi berikutnya. Acara penutupan akan digelar pada hari terakhir, serta pagelaran budaya dari enam kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here