Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan (dinkes.sumselprov.go.id)

Kitogalo.com, Palembang – Segudang prestasi Sumsel di kancah internasional rupanya tak membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berpuas diri. Seperti diketahui, pengumuman Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 kembali digelar oleh Tim Panel Independen di Ruang Rapat Sriwijaya II, Kementerian PAN RB, Jakarta Rabu (11/7/2018). Kompetisi inovasi pelayanan tersebut dibuka di lingkungan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah.

Dari kompetisi tersebut terdapat 2.824 inovasi pelayanan publik yang telah terekam oleh Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik. Tak hanya sampai disitu, 2.824 inovasi tersebut pun melewati seleksi administrasi yang menghasilkan 1.463 inovasi pelayanan publik yang lolos untuk penilaian proposal. Dari ke 1.463 inovasi inilah nantinya akan diseleksi lagi menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Kompetisi yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) ini bertujuan meningkatkan pelayanan publik. Dan dalam kompetisi tersebut, Rumah Sakit Khusus Mata Sumsel masuk dalam nominasi Top 99 inovasi pelayanan terbaik se-Indonesia dengan inovasinya Empek Ikan Belida.

Apa itu inovasi Empek Ikan Belida? Empek Ikan Belida ternyata merupakan singkatan dari Eyecamp Project, Inisiatif Kontra Kebutaan Bergerak Keliling Daerah. Inovasi ini adalah solusi dari masalah mengatasi kebutaan di Sumatera Selatan dengan membawa layanan kesehatan mata lebih dekat kepada masyarakat (eyecamp), termasuk operasi katarak gratis bagi warga tidak mampu yang bermukim di daerah terpencil dimana mereka kesulitan mengakses pelayanan kesehatan mata.

“Masuk dalam top 99 merupakan pencapaian yang luar biasa. Dimana kami melihat angka kebutaan atau gangguan penglihatan berdasarkan WHO 285 juta dan 90% terjadi di negara berkembang seperti indonesia, lebih khusus lagi dengan melihat peta Sumsel dimana berdasarkan data BPS lebih dari 7 juta jiwa, ternyata 0,78% menderita katarak”, terang Nasrun yang merupakan Sekda Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan kali ini, setelah diumumkannya Top 99 tersebut dibuka pula kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan opini/dukungan/keberatan terhadap Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018.

RS Khusus Mata SUmsel merupakan salah satu pusat kesehatan mata Indonesia yang beralamat di Jalan Kolonel Haji Burlian KM 5.5, Suka Bangun, Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151.

Selain RS Khusus Mata Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim turut menyumbangkan dua inovasi pelayanan publik sekaligus pada Top 99 Inovasi Pelayanan Publik yakni, Rumah UMKMK Gerbang Serasan yang diusung oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan siLaKan Deh (Layanan Keuangan dan Aset Daerah) dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Agatha Olivia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here