Sriwijaya FC Seusai berlaga melawan PS Tira (Bola.com)

Kitogalo.com, Lahat – Nasib Sriwijaya FC yang sedang diujung tanduk karena terlempar di Liga 2 kini akan dikelola oleh pihak lain. Asfan Fikri Sanaf, mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel (BSB) ini resmi memegang managemen klub Laskar Wong Kito ini.

Peralihan pengelolaan ini disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat berkunjung di rumah pendopo Bupati Lahat, Rabu (20/2/2019).

Menurut Herman Deru, Pemprov Sumsel memang tidak punya saham di Sriwijaya FC. Namun masih mempunyai Yayasan Sepak Bola Sriwijaya yang tersisa 11 persen sahamnya.

Mayoritas saham yang dimiliki Muddai Madang sebagai owner PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), harus dipertanyakan setelah peralihan kepala daerah Sumsel.

“Sebelumnya Yayasan Sepak Bola Sriwijaya pemegang saham mayoritas, tapi entah kenapa ada kondisi khusus Pak Muddai harus menerima pengalihan saham sebelum saya dilantik sebagai Gubernur Sumsel,” ujarnya.

Gubernur Sumsel Herman Feru tunjuk Asfan Fikri kelola Sriwijaya FC (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Penunjukan Asfan Fikri Sanaf mengelola SFC, lanjutnya, bukan hanya kepercayaan yang diberikan oleh manajemen, namun juga masyarakat Sumsel khususnya pecinta SFC.

Mantan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur ini meminta kedepan Sriwijaya FC tidak bergantung dengan pemerintah daerah (pemda) lagi. Karena banyak regulasi yang mengatur batasan-batasan keterlibatan pemda.

“Harapan saya Sriwijaya FC harus kembali menuai prestasi. Karena klub ini pernah menjadi klub yang paling disegani saat meraih double winner di musim 2007-2008. Tapi sekarang ada di Liga 2, bagaimana target musim ini harus dibuat rencana strategisnya,” katanya.

Dia menginstruksikan Asfan Fikri Sanaf untuk mengambil berbagai langkah strategis, agar Sriwijaya FC tidak semakin terpuruk. Terlebih di laga terakhir kontra Madura United, tim Laskar Wong Kito harus kalah 5 gol tanpa balas.

“Ini pernyataan tertulis Pak Muddai, kalau sebelumnya secara lisan. Sekarang Pak Asfan harus ambil opsi cepat biar Sriwijaya FC tidak semakin terpuruk. Target kita SFC kembali berlaga di liga 1,” ujarnya.

BACA JUGA :

Gubernur Sumsel Ingin Pasar Wisata Pagar Alam Tembus Internasional

Catcalling Mengganggumu? Ini yang Harus Kamu Lakukan Girls..

Asal Muasal Pempek di Kota Palembang