Ilustrasi Puasa Dzulhijjah (Tribunnews.com)

Kitogalo.com, Palembang – Puasa identik dengan ibadah yang dilaksanakan umat muslim pada bulan ramadan. Sedangkan Dzulhijjah atau bulan haji terkenal dengan ibadah haji yang diiringi pemotongan hewan qurban pada hari ke-10 dibulan ini.

Menambah berkah, di bulan Dzulhijjah juga bisa dilaksanakan puasa. Puasa di bulan ini sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksakan ibadah haji. Namun, bagi meraka yang pergi haji hal ini justru dilarang.

Anjuran puasa di bulan Dzulhijjah didasari hadis shahih dari Siti Hafshah RA, ia berkata, “Ada 4 macam yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW yaitu Puasa Asyura (10 Muharram), puasa 10 hari (pada bulan Dzulhijjah), puasa 3 hari pada setiap bulan, dan salat 2 rakaat sebelum salat subuh.”

Di tahun ini, yakni 1439 H, Bulan Dzulhijjah sudah dimulai sejak Senin (13/8/2018) hingga Ahad (19/8/2018). Untuk mengetahui puasa apa saja yang bisa dilakukan pada bulan ini, simak selengkapnya dibawah ini!

Puasa 7 hari pertama di Bulan Dzulhijjah (13/08/2018) sampai (19/08/2018), keutamaan yang didapat berbeda-beda sesuai dengan tanggalnya.

1. Tanggal 1 Dzulhijjah
Disebutkan bahwa di tanggal ini Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa pada hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

2. Tanggal 2 Dzulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa pada hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa setahun tanpa maksiat.

3. Tanggal 3 Dzulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa pada hari itu akan dikabulkan doanya.

4. Tanggal 4 Dzulhijjah
Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa pada hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia pada hari kiamat.

5. Tanggal 5 Dzulhijjah
Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa pada hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

6. Tanggal 6 Dzulhijjah
Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa pada hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

7. Tanggal 7 Dzulhijjah
Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah, maka orang yang berpuasa pada hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

Selain puasa di 7 hari awal bulan haji, tambahan puasa bisa dilaksanakan pada hari ke-8 dan ke-9 yakni puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Berikut keutamaannya:

Puasa Tarwiyah
Keutamaan puasa tarwiyah yakni dosa-dosa tahun lalu dapat diampuni oleh Allah. Puasa Tarwiyah tahun ini jatuh pada 20 Agustus 2018.

Puasa Arafah
Biasanya, puasa ini dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah atau tahun ini jatuh pada 21 Agustus 2018, di mana kaum Muslimin yang tengah melaksanakan ibadah haji sedang menunaikan wukuf di Arafah.

Keutamaan puasa Arafah sungguh istimewa yakni, dihapuskan segala dosa selama satu tahun yang lalu, dan setahun yang akan datang dijaga Allah untuk tidak berbuat dosa atau maksiat.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Abu Qatadah al-Anshari RA.

“Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, ‘Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang’.” (HR Imam Muslim).

Selain itu, siapa saja umat muslim yang berpuasa Arafah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda pada hari tersebut.

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here