LRT mengalami lonjakan penumpang saat digratiskan selama Asian Games 2018 (kitogalo.com/Heti Rahmawati)

Kitogalo.com, Palembang – Sudah beroperasi selama kurang lebih satu bulan, kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) masih menarik perhatian masyarakat. Mereka yang belum mencoba naik ular besi ini berbondong-bondong datang ke stasiun terdekat saat libur lebaran Idul Adha 1439 H.

Memanfaatkan hari libur sebagai kesempatan untuk mencoba transportasi anyar pertama di Indonesia ini, membuat lonjakan penumpang LRT tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya.

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divre III Palembang mencatat total ada 10.921 penumpang LRT. Hal ini membuat Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti sangat terkejut dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Aida mengatakan para penumpang tak hanya berasal dari Palembang namun juga berasal dari beberapa kabupaten di Sumsel seperti Ogan Ilir, Banyuasin, Lahat dan Musi Rawas.

“Animo masyarakat sangat luar biasa tinggi, walupun ada jumlah pembatasan penumpang selama Asian Games total ada sekitar 10.854 naik LRT saat libur libur lebaran kemarin,” ujarnya seperti dilansir dari Sripoku.com, Rabu, 22 Agustus 2018.

Tingginya antusias masyarakat menggunakan LRT ini, kata dia, dikarenakan penumpang tidak dikenakan tarif untuk menggunakan jasa LRT selama Asian Games 2018 tepatnya hingga 2 September 2018. Selain itu, tingginya pengunjung juga didasari rasa penasaran masyarakat untuk menjajal LRT pertama kali di dunia yang membelah Sungai Musi itu.

Dia menuturkan, walaupun dilanda lonjakan penumpang, pihaknya sudah menyiapkan gerbong khusus untuk para atlet yang ingin bepergian menggunakan LRT. “Memang ada atlet yang naik LRT, tapi tidak terlalu banyak, kan gerbongnya juga terpisah. Selama Asian Games LRT beroperasi 44 kali perjalanan dari pagi sampai malam,” kata dia.

Tingginya animo masyarakat menggunakan LRT Sumsel merupakan kabar menggembirakan. Dengan adanya LRT, masyarakat sudah sadar akan manfaat moda transportasi kekinian tersebut dan juga masyarakat juga dapat terhindar dari hiruk-pikuk macetnya lalu lintas Palembang.

Bersinergi satu dengan yang lain, Aida mengatakan ke depannya LRT Sumsel bakal terkoneksi dengan moda transprtasi Trans Musi guna memberikan kenyamanan bagi para penumpang.

“Jadi masih ada dua kelompok yang naik LRT ini. Pertama, yang ingin berubah ke transportasi modern dan ada juga menganggap wisata. Sudah ada rencana agar LRT terkoneksi kendaraan lainnya agar menambah kenyamanan kepada para penumpang,” katanya.

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here