Kadisdik Provinsi Sumsel (sumselpostonlline.com)

Kitogalo.com, Palembang – Perhelatan Asian Games yang akan digelar pada awal bulan Agustus akan dibanjiri oleh para siswa dan siswi yang berasal dari beberapa sekolah yang ada di Sumatera Selatan. Hal ini merupakan instruksi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo. Para siswa ini nantinya akan dikerahkan ke berbagai vanue di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) untuk mendukung dan memeriahkan event Internasional tersebut.

“Beberapa sekolah akan datang ke JSC untuk menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukuangan pada tim Indonesia saat Asian Games,” ungkapnya saat dikonfirmasi Sripoku.com, Sabtu (14/7/2018).

Menurutnya, setiap sekolah akan didampingi beberapa orang guru selama di kawasan JSC Palembang. Tak hanya datang dan mendukung tim Indonesia, para siswa nantinya juga  akan diberi tugas membuat laporan yang dikaitkan dengan pelajaran masing-masing.

Jumlah siswa yang akan dikerahkan ke JSC saat Asian Games 2018 mencapai ribuan siswa dari berbagai sekolah di Sumsel baik SMA maupun SMK. Namun, untuk SMA-SMK di kabupaten/kota akan diambil perwakilan saja untuk datang ke JSC saat Asian Games 2018 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

Tetapi untuk daftar nama sekolah mana saja yang akan menjadi perwakilan untuk menyaksikan Asian Games masih dalam tahap pertimbangan. Hal ini atas pertimbangan dana, tranportasi dan penginapan siswa jika berada di luar Kota Palembang.

“Kita ingin siswa berbaur dan berintraksi dengan para turis dari berbagai negara yang ikut Asian Games 2018. Mereka bisa menggali berbagai infomrasi dan meningkatkan kemampuan bahasa mereka baik bahasa Inggris, Arab, Mandarin dan bahasa lainnya,” terangnya.

Tak hanya berbaur saja, Widodo mengungkapkan keinginannya agar pemuda-pemudi Sumsel yang tak hanya terdiri dari mahasiswa saja melainkan juga siswa SMA/SMK bisa mendapatkan manfaat dan ilmu baik budaya, bahasa dan lain sebagainya dari perhelatan Asian Games 2018. Ia pun berharap Asian Games 2018 bisa menjadi momentum observasi siswa dalam mengembangkan diri menjadi lebih baik.

Agatha Olivia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here