Malbi makanan Khas Palembang (ResepKoki)

Kitogalo.com, Palembang – Bulan haji akan segera datang, banyak aspek yang diperhatikan oleh pemerintah dalam pelaksanaan keberangkatan haji. Salah satunya adalah konsumsi jemaah haji. Makanan Khas Palembang, malbi nantinya akan mengisi deretan menu makanan bagi jemaah haji embarkasi Palembang tahun ini.

Dilansir dari Sripoku.com, takaran gizi yang cukup dan tak membahayakan lambung menjadi alasan mengapa Malbi dipilih sebagai salah satu menu khas Sumsel yang disediakan untuk jamaah haji. Juru masak PT Almi Caterindo sebagai penyedia makanan bagi penerbangan haji embarkasi Palembang, Chef Aza mengatakan bahwa makanan khas ini dipilih karena Gubernur Sumsel, Alex Noerdin memintanya. “Ada perubahan menu untuk jemaah haji, sesuai permintaan bapak gubernur Alex yang minta dimasukkan menu khas Sumsel kita pilih malbi,” ungkap Aza.

Malbi nantinya dihidangkan pada saat penerbangan menuju jeddah dengan menggunakan Saudi Arabian Airlines. Adapun makanan lain yang disajikan untuk mendampingi Malbi ialah ayam bakar Padang dan sayuran serta sejumlah makanan kudapan yang sudah dipilih.

Aza menyampaikan bahwa untuk menjaga kesehatan jamaah haji, makanan yang disajikan sudah disesuaikam kadar gizinya.”Semua makanan tentunya sudah ditakar kadar gizi, keasaman dan semuanya demi kesehatan lambung jamaah,” ujar dia.

Malbi dinilai aman untuk lambung karena makanan ini merupakan makanan yang tidak mengandung pedas, sebab Malbi sendiri merupakan olahan daging sapi yang diberi bumbu khas dan kelapa yang diolah khusus serta gula merah. Cita rasa malbi sendiri beraroma minyak kelapa dan manis gurih. Tahun lalu, Aza menyampaikan bahwa pempek sempat diminta untuk mengisi menu embarkasi haji, namun pempek tidak bisa dipilih karena cuko merupakan makanan pedas. “Tahun lalu ada permintaan pempek, tapi terkendala dengan saus cuko khasnya yang tergolong asam dan pedas,” papar dia.

Selain itu, untuk hidangan kedua akan disajikan tongseng daging dan rendang ayam. Serta hidangan lainnya yang cukup istimewa karena gizinya yang terjamin tahun ini adalah sambal tempe kacang.

Aza berkomentar bahwa gizi dan pangan sangat penting perannya dalam keberangkatan haji mengingat jamaah haji kebanyakan tidak berusia muda lagi. “Nilai gizi dan keamanan pangan ini sangat penting mengingat jamaah kebanyakan berusia lanjut dan harus konsentrasi penuh untuk ibadah,” katanya.

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here