Kitogalo.com, Palembang – Bulan ramadan sebentar lagi berakhir. Tak mau ketinggalan momentum, pimpinan Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdul Aziz, SH menggelar acara buka puasa bersama dan ngobrol bareng komunitas sebagai penyambung tali silaturahim di Kota Palembang. Acara diselenggarakan di Lord Cafe, Jalan Sumpah Pemuda No 8A, Lorok Pakjo, Palembang.

Menjelang berbuka, pemuda-pemudi perwakilan lebih dari 30 komunitas tampak beramai-ramai mulai berdatangan mengunjungi Lord Cafe. Mereka tampak sangat bersemangat dan antusias. Terlihat dari keramaian suasana yang diciptakan saat melakukan permainan
pemanasan hingga acara inti selesai.

Usai berbuka puasa dan sholat magrib, diskusi dimulai. Abdul Aziz memaparkan peran DPD RI di daerah dan sejumlah tupoksi Komite III. Menurut dia, komite di DPD RI yang ia pimpin mencakup kegiatan pendidikan, pemuda dan olahraga, pariwisata, agama, ekonomi kreatif dan beberapa hal lainnya.

“Komite III DPD RI merupakan komite yang memberikan dukungan yang terkait dengan kegiatan atau masalah mengenai pemuda dan olahraga, pendidikan, pariwisata dan lain-lain. Acara buka bersama ini dilaksanakan untuk merangkul semua komunitas se-Kota Palembang,” kata dia, Jumat, 8 Juni 2018.

Pada sesi tanya jawab dari perwakilan komunitas, antusias terlihat saat banyak yang ingin mengajukan pertanyaan. Di antaranya adalah Youwen dari komunitas Indonesia Motivator, Hilman dari Parade Cinta Tanah Air (PCTA) dan Indah dari Palembang Movie Club.

Aziz berpesan pada seluruh pemuda untuk tetap bersatu dan bersinergi dalam
menjalankan komunitas. Ia bermimpi jika komunitas bisa bergabung untuk menjalankan kegiatan yang besar agar Palembang mengalami perubahan.

Tak hanya anak muda, perwakilan komunitas dari kelompok senior juga hadir yaitu Ibu Safitri perwakilan Junjung Biru, komunitas Bank Sampah dan Bunda Salama yang merupakan duta kopi Sumatera Selatan. Bahkan di akhir acara, Ibu Safitri tetap melakukan aksikomunitasnya yakni mengumpulkan sampah botol plastik minuman mineral untuk di bawa ke markasnya. “Nanti kafe ini jadi salah satu nasabah bank sampah kami ya,”kata dia berpesan kepada manager Lord Cafe.

Semoga saja komunitas-komunitas di Palembang bisa bersinergi untuk melakukan hal yang positif dan menggerakan Kota Pempek Palembang agar tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya. Semangat, anak-anak mudo Palembang!!

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here