suasana Sholat Ied di Komplek JSC (viva.co.id)

Kitogalo.com, Palembang – Banyak sekali momentum yang terlaksana bersinggungan dengan Asian Games kali ini. HUT Kemerdekaan Indonesia contohnya, sehari sebelum Asian Games dilaksanakan, masyarakat Indonesia bersorak sorai merayakan hari bersejarah bagi negara tercinta. Tak hanya itu, kini euforia keramaian pun kembali terjadi dimana seluruh umat Islam di dunia merayakan hari raya Idul Adha yang dirayakan pada 22 Agustus 2018.

Walaupun sedang berjuang di lapangan, semarak hari raya Idul Adha ini juga dirasakan oleh sejumlah atlet Muslim peserta Asian Games 2018. Beberapa atlet yang datang dari berbagai negara ini turut melaksanakan salat Ied dengan khusyu di masjid Ar-Rahman komplek Jakabaring Sport City (JSC).

Salah satu HQ Official asal Malaysia, Harun Shukri mengatakan bahwa ia sangat sedih karena tidak bisa berkumpul dengan sanak familinya saat menyambut hari raya. “Rasanya sangat sedih jauh dari keluarga saat lebaran seperti ini,” kata dia.

Sudah datang ke masjid sejak pukul 06.40 WIB, ia mengaku bahwa hal ini salah satu tantangan baginya untuk tetap fokus dengan pertandingan.”Tapi saya harus berkonsentrasi mengurus pertandingan agar bisa lebih maksimal,” ungkapnya.

Ini bukanlah kali pertama bagi Harun melewatkan lebaran jauh dari keluarga, pasalnya kala SEA Games dilaksanakan ia juga berada di Indonesia. “Saya juga pernah merasakan lebaran jauh dari keluarga, yakni saat Sea Games waktu itu.”

Terkait suasana lebaran di Indonesia dan negaranya, Harun mengaku tidak jauh berbeda, usai salat umat muslim akan saling bersilaturrahmi dan saling bermaafan.

Para atlet asal negeri Jiran ini pun tak mau kalah kompak. Dengan seragam orange khas Melayu, mereka berlalu menuju wisma atlet usai salat.

Selain pasukan dari negara tetangga, Malaysia tampak pula dua peserta dari Arab Saudi memakai Thawb, yakni pakaian standar untuk pria di Arab Saudi yang berbentuk baju terusan berlengan panjang. Tak lupa kopiah putih dengan sorban bergaya Arab pun mereka kenakan saat sholat.

Usai melaksanakan salat, para atlet laki-laki Arab berjabat tangan dengan atlet Pakistan yang mengenakan baju hijau serta saling mencium pipi kiri dan pipi kanan tanda keakraban. Ini merupakan hal unik dan jarang terjadi di kalangan lelaki Indonesia. Hal tersebut tak hanya dilakukan sesama negara mereka saja, kepada atlet Arab pun melakukan hal serupa.

Sangat menakjubkan, tanpa atmosfer kompetisi para atlet lintas negara ini tak segan bersalaman dan saling menempelkan pipi tanda persaudaraan.

Heti Rahmawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here