TPS 36 Kelurahan 2 Ilir Palembang yang menggelar Pemilu susulan (Kitogalo.com / Nandoenk)

Kitogalo.com, Palembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) telah mendata, ada 9 orang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Sumsel yang meninggal dunia.

Petugas yang meninggal dunia kebanyakan mengalami kondisi penurunan daya tahan tubuh dan satu orang mengalami kecelakaan usai bertugas.

Diungkapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriyadi, KPU Sumsel berdukacita atas meninggalnya para pahlawan Pemilu 2019.

“Kami turut berdukacita atas berpulangnya para pahlawan Pemilu 2019 di Sumsel. Kita sudah mengajukan ke KPU RI, agar para keluarga petugas yang meninggal dunia bisa mendapatkan santunan,”katanya, Selasa (23/4/2019).

KPU Sumsel terus menghimbau kepada seluruh petugas Pemilu di Sumsel, agar bisa meluangkan waktu untuk beristirahat.

Sehingga jumlah petugas KPPS yang mengalami penurunan kondisi tubuh dan meninggal dunia tidak bertambah lagi.

Daftar anggota PPS di Sumsel yang meninggal dunia :

1. Fahrul (50), Petugas di TPS 2 OKU.
2. Tutik Hidayati (42), Petugas KPPS Desa Suka Mulya OKI.
3. Arman (42), Ketua KPPS 07 Gunung Jati Kecamatan Cempaka OKUT.
4. Syarifudin (39), Anggota KPPS 06 Desa Anyar Kecamatan BP Bangsaraja OKUT.
5. Yanto (30), Anggota PPS Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang Musi Banyuasin.
6. Untung Imansyah, Anggota PPS PPS di TPS 14 di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin.
7. Ganjar, Ketua PPS Desa Maju Ria Kecamatan Karang Agung Kabupaten Banyuasin.
8. Midy Gusti, Ketua KPPS Desa Gunung Batu OKUT.
9. Slamet Riyadi, KPPS Kota Palembang.

Editor : Nefryu